UPLOAD
Jumat, 30 Juli 2010
SRI - tugas jenis kata
BUAT MASING2 jenis kata 1 kalimat, jadi jika 1 jenis dibagi 2 , maka buat 2 kalimat dari kata itu 1 masing-masing.
Jenis kata
Berdasarkan bentuknya, kata bisa digolongkan menjadi empat: kata dasar, kata turunan, kata ulang, dan kata majemuk. Kata dasar adalah kata yang merupakan dasar pembentukan kata turunan atau kata berimbuhan. Perubahan pada kata turunan disebabkan karena adanya afiks atau imbuhan baik di awal (prefiks atau awalan), tengah (infiks atau sisipan), maupun akhir (sufiks atau akhiran) kata. Kata ulang adalah kata dasar atau bentuk dasar yang mengalami perulangan baik seluruh maupun sebagian sedangkan kata majemuk adalah gabungan beberapa kata dasar yang berbeda membentuk suatu arti baru.
Dalam tata bahasa baku bahasa Indonesia, kelas kata terbagi menjadi tujuh kategori, yaitu:
- Nomina (kata benda); nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan, misalnya buku, kuda.
- Verba (kata kerja); kata yang menyatakan suatu tindakan atau pengertian dinamis, misalnya baca, lari.
- Verba transitif (membunuh),
- Verba kerja intransitif (meninggal),
- Pelengkap (berumah)
- Adjektiva (kata sifat); kata yang menjelaskan kata benda, misalnya keras, cepat.
- Adverbia (kata keterangan); kata yang memberikan keterangan pada kata yang bukan kata benda, misalnya sekarang, agak.
- Pronomina (kata ganti); kata pengganti kata benda, misalnya ia, itu.
- Orang pertama (kami),
- Orang kedua (engkau),
- Orang ketiga (mereka),
- Kata ganti kepunyaan (-nya),
- Kata ganti penunjuk (ini, itu)
- Numeralia (kata bilangan); kata yang menyatakan jumlah benda atau hal atau menunjukkan urutannya dalam suatu deretan, misalnya satu, kedua.
- Angka kardinal (duabelas),
- Angka ordinal (keduabelas)
- Kata tugas adalah jenis kata di luar kata-kata di atas yang berdasarkan peranannya dapat dibagi menjadi lima subkelompok:
- preposisi (kata depan) (contoh: dari),
- konjungsi (kata sambung) - Konjungsi berkoordinasi (dan), Konjungsi subordinat (karena),
- artikula (kata sandang) (contoh: sang, si) - Umum dalam bahasa Eropa (misalnya the),
- interjeksi (kata seru) (contoh: wow, wah), dan
- partikel
Kamis, 29 Juli 2010
Rabu, 28 Juli 2010
KOS-causative verb
KOS Causative Verb (Have/Get)
Passive Form : S(aux) + have/get + direct object + V3/Past Participle (+ adverb if necessary)
Active Form : S(aux) + have + indirect object + inf/V1 + direct object (+ adverb if necessary)
S(aux) + get + indirect object + to + inf/V1 + direct object (+ adverb if necessary)
Subject of Causative Verb :
1. The one who asks someone else to do something
2. The one who asks something to be done.
Example :
a. He asked me to buy some cakes yesterday | I bought some cakes for him yesterday.
* Passive : He had some cakes bought yesterday.
* Active :
1. He had me buy some cakes yesterday.
2. He got me to buy some cakes.
b. They have told Nina to wash the dishes | Nina has washed the dishes for them.
*Passive : They have had the dishes washed.
*Active :
1. They have had Nina wash the dishes.
2. They have got Nina to wash the dishes.
c. Tell the boy to finish it in 2 hours.
*Passive : Have/get it finished it in 2 hours.
*Active :
1. Have the boy finished it in 2 hours.
2. Get the boy finished it in 2 hours.
Kalau Present Perfect :
* He has asked me to buy some cakes. | I have bought some cakes for him.
Jadinya : He has had some cakes bought.
PUJ - 4
Reaksi ini terjadi di dalam membran dalam mitokondria .
Hidrogen dari Siklus Krebs yang tergabung dalam FADH2 dan NADH diubah menjadi elektron dan proton.
Golongan ini mencakup NAD, FAD (yang terikat dengan NADH dehidrogenase), ubikuinon, dan protein sitokrom. Pada sistem elektron ini, oksigen adalah akseptor elektron yag terakhir. Setelah menerima elektron, O2 akan bereaksi dengan H+ membentuk H2O.
ATP yang dihasilkan adalah respirasi seluler (total) adalah 38 ATP. Perinciannya :
Secara tidak langsung lewat sistem transfer elektron :
Glikolisis 2 NADH = 6 ATP
Oksidasi piruvat 2 NADH = 6 ATP
Siklus Krebs 6 NADH + 2FADH2 = 22 ATP
Jumlah 34 ATP.
Secara langsung :
Glikolisis 2 ATP
Siklus Krebs 2 ATP
Jumlah 4 ATP
Total 38 ATP
Tapi hasil akhirnya adalah 38-2=36 ATP (Raven et al. 2005). Kenapa?
Pada sel eukariot, glikolisis berlangsung di sitoplasma sedangkan siklus Krebs berlangsung di mitokondria. Oleh karena itu sel harus mentranspor dua molekul NADH yang dihasilkan pada glikolisis menyeberangi membran mitokondria. Untuk transpor satu molekul NADH melewati membran mitokondria diperlukan 1 ATP sehingga untuk 2 mol NADH diperlukan 2 ATP. Dengan demikian, ATP bersihnya adalah 38-2=36 ATP.
Reaksi Transpor Elektron
10NADH + 10H(plus) +5O2 menjadi 10NAD(plus) + 30 ATP+10H2O — 1 NADH = 3ATP, 10 NADH = 30 ATP
2FADH2 + O2 menjadi 2FAD + 4ATP + 2H2O
Total ATP=34 ATP
Total H2O=12H2O
Jadi reaksi respirasi sel yang lengkap :
Glukosa + 6H2O + 6O2 menjadi 6CO2 + 12H2O + Energi (36ATP & Energi panas) dengan ENTALPI -686 KJ.
Respirasi Aerob & Respirasi Anaerob(Fermentasi/Respirasi Intramolekul)
Reaksi yang Aerob :
Glukosa menjadi 6 karbon dioksida + 6 air + 675 kal + 38 ATP.
Sedangkan Anaerob :
Glukosa menjadi 2C2H5OH + 2CO2 + 21 kal + 2 ATP
*Asam Piruvat dalam Respirasi Anaerob
Reaksi (menjadi etanol) :
CH3.CO.COOH (asam piruvat) di dekarboksilase dengan piruvat menjadi CH3.CHO + CO2 (asetaldehid) ditambah alkohol dehidrogenase + NAD.H2 menjadi CH3.CH2.OH(etanol) + NAD(plus) + energi
Reaksi (menjadi asam laktat) :
CH3.CO.COOH (asam piruvat) + NAD.H2 di dehidrogenase dengan asam susu menjadiCH3.CHOH.COOH(asam laktat) + NADplus +energi.
Timbunan asam laktat menyebabkan pH otot turun, sehingga kapasitas serat otot turun, akhirnya otot menjadi lelah. Bisa diubah kalau oksigennya sudah cukup (=istirahat). Laktat kemudian dibawa ke liver untuk diubah menjadi asam piruvat kembali kalau oksigennya sudah memadai.